Selasa, 17 Desember 2019

Aku teringat kepada kasihmu. [Yeremia 2:2] [1]


Mari perhatikan bahwa Kristus senang memikirkan Gereja-Nya, dan memandang keindahannya. Seperti burung yang sering kembali ke sarangnya, dan seperti seorang musafir bergegas pulang ke rumahnya, begitu pula pikiran terus-menerus mengejar objek pilihannya. Kita tidak dapat merasa terlalu sering jika memandangi wajah yang kita kasihi; kita selalu ingin hal-hal yang berharga ada dalam pandangan kita. Begitu pula Tuhan Yesus kita. Dari segala kekekalan "kesenangan-Nya adalah anak-anak manusia;" [Amsal 8:31] pikiran-Nya bergulir menuju waktu di saat umat pilihan-Nya dilahirkan ke dalam dunia; Ia melihat mereka pada cermin rencana-Nya. "Dalam kitab-Mu," kata-Nya, "semua [anggota tubuhku] tertulis hari-hari yang akan dibentuk, sebelum ada satu pun dari padanya." (Maz 139:16) Ketika di atas alas bumi Ia menaruh daratan [1 Samuel 2:8], Ia berada di sana, dan Ia menetapkan wilayah bangsa-bangsa menurut bilangan anak-anak Israel." [Ulangan 32:8] Berkali-kali sebelum inkarnasi-Nya, Ia turun ke bumi dalam wujud mirip seorang manusia; di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre (Kej 18), di sungai Yabok (Kej 32:24-30), di bawah tembok Yerikho (Yos 5:13), dan di dalam api perapian di Babel (Dan 3:19, 25), Anak Manusia mengunjungi umat-Nya. Karena jiwa-Nya bersuka atas mereka, Ia tidak dapat bersantai jauh dari mereka, karena hati-Nya merindukan umat-Nya. Tak pernah mereka tidak hadir di hati-Nya, karena Ia telah menuliskan nama-nama mereka di atas telapak tangan-Nya, dan mengukirkan di sisi-Nya. Seperti baju zirah yang bertuliskan nama-nama suku Israel merupakan perhiasan paling cemerlang yang dikenakan oleh imam besar, begitu pula nama-nama umat pilihan Kristus adalah permata yang paling berharga bagi-Nya, yang berkilauan di hati-Nya. Kita mungkin sering lupa merenungkan kesempurnaan Tuhan kita, tetapi Ia tidak pernah berhenti mengingat kita. Marilah kita tegur diri kita atas kelalaian di masa lampau, dan berdoa demi anugerah untuk selalu dengan mesra mengingat akan Dia. Tuhan, lukiskanlah di bola mata jiwaku gambar Anak-Mu.

____________________
[1] Dalam KJV, I remember thee, Aku ingat akan engkau.

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.