Senin, 27 Juli 2020

Janji-janji yang berharga dan yang sangat besar. [2 Petrus 1:4]


Jika Anda ingin tahu dan mengalami betapa berharganya janji-janji, dan menikmatinya di dalam hati Anda sendiri, maka renungkanlah banyak-banyak tentang janji tersebut. Ada janji-janji yang seperti anggur dalam kilangan; jika Anda memeras anggur itu, sari buah akan mengalir. Berpikir tentang kata-kata yang mulia itu, seringkali menjadi awal pemenuhan janji-janji itu. Ketika Anda merenungkannya, anugerah yang Anda cari akan datang secara tidak sadar kepada Anda. Banyak orang Kristen yang haus akan janji-janji itu telah menemukan perkenanan yang diyakinkannya datang kepada jiwa mereka bahkan ketika mereka mengkaji catatan ilahi; dan mereka telah bersukacita bahwa dia pernah dipimpin untuk meletakkan janji tersebut dekat hatinya.

Tetapi disamping merenungkan janji-janji itu, carilah dalam jiwa Anda untuk menerima janji-janji itu sebagai wujud dari setiap perkataan Allah. Berkatalah kepada jiwa Anda demikian, “Jika saya berhadapan dengan sebuah janji dari seorang manusia, saya sebaiknya berhati-hati mempertimbangkan kemampuan dan karakter manusia yang berjanji pada saya. Sehingga, dengan janji Allah; mata saya tidak harus begitu terpaku kepada besarnya anugerah—yang dapat menakjubkan saya; lebih daripada kebesaran dari Sang pemberi janji—yang menyukakan hati saya. Jiwaku, itu Allah, bahkan itu Allahmu, yaitu Allah yang tidak mungkin berdusta, yang berbicara kepadamu. Firman yang Anda pertimbangkan sekarang ini adalah benar seperti keberadaan-Nya sendiri. Dialah Allah yang tidak dapat berubah. Dia tidak mengubah apa yang telah keluar dari mulut-Nya, atau menarik kembali kalimat-Nya yang menghibur. Dia juga tidak kekurangan kuasa apapun; Dialah Allah yang menciptakan langit dan bumi, yang telah berfirman. Ia juga tidak mungkin gagal dalam kebijaksanaan seperti waktu ketika Dia melimpahkan perkenanan-Nya, sebab Dia tahu kapan waktu terbaik untuk memberi dan kapan waktu yang lebih baik untuk menahan pemberian. Oleh karena itu, melihat Firman Allah adalah sungguh benar, tidak berubah, berkuasa, sangat bijak, saya akan dan harus percaya pada janji-Nya. Jika kita merenungkan janji-janji-Nya, dan mengingat Pemberi Janji, kita akan mengalami manisnya janji tersebut, dan memperoleh pemenuhannya.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.