Sabtu, 25 Juli 2020

Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar. [Kejadian 39:12]


Di dalam menghadapi dosa-dosa tertentu, tidak ada modus kemenangan kecuali dengan melarikan diri. Naturalis kuno menulis banyak tentang ular beludak, yang matanya mempesona korban-korbannya dan menjadikan mereka mudah dimangsa; maka, tatapan kejahatan saja dapat menempatkan kita di dalam bahaya yang serius. Dia yang ingin selamat dari kejahatan harus dengan cepat pergi menjauh ketika kejahatan terjadi. Sebuah perjanjian haruslah dibuat dengan mata kita untuk bahkan tidak melihat penyebab dari godaan, karena dosa-dosa semacam itu hanya membutuhkan percikan api untuk memulainya dan kobaran api segera mengikutinya. Siapakah yang dengan ceroboh masuk ke dalam penjara penyandang penyakit kusta dan tidur di tengah kebusukannya yang mengerikan? Hanya dia yang berkeinginan menjadi kusta saja yang akan menghampiri penularan. Jika seorang pelaut tahu bagaimana cara untuk menghindari badai, dia akan melakukan segalanya daripada harus mengambil resiko untuk menerjangnya. Seorang pengemudi tidak memiliki keinginan untuk mencoba-coba seberapa dekat dengan pasir hisap ia dapat berlayar, atau seberapa sering mereka dapat menyentuh batu tanpa menimbulkan kebocoran; tujuan mereka adalah untuk berada sedekat mungkin di tengah kanal yang aman. Hari ini saya mungkin terancam bahaya besar, biarkan saya memiliki hikmat seperti ular untuk keluar darinya dan menghindarinya. Sayap merpati mungkin lebih berguna bagi saya hari ini daripada rahang singa. Memang benar saya kelihatan menjadi pecundang karena menolak berteman dengan kejahatan, tetapi saya lebih baik meninggalkan jubah saya daripada kehilangan karakter saya; tidaklah perlu saya menjadi kaya, tetapi sangat penting bagi saya untuk menjadi murni. Tidak ada ikatan persahabatan, tidak ada rantai keindahan, tidak ada kedipan talenta, tidak ada poros ejekan yang bisa membuat saya berhenti melaksanakan ketetapan hati yang bijak ini untuk melarikan diri dari dosa. Iblis akan kulawan, maka ia akan lari dari padaku [Yak 4:7], tetapi mengenai hawa nafsu daging, saya harus lari, atau mereka pasti akan menguasai saya. Oh Allah yang kudus topanglah Yusuf-Yusuf-Mu, supaya Madam Bubble [penyihir dalam Pilgrim's Progress] tidak menyihir mereka dengan rayuannya yang busuk. Biarlah trinitas [ketiga hal] dunia, daging, dan setan yang mengerikan ini tidak pernah mengalahkan kita!

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.