Selasa, 23 Juni 2020

Efraim menjadi roti bundar yang tidak dibalik. [Hosea 7:8]


Sebuah roti yang tidak dibalik adalah mentah di satu sisi; begitu juga Efraim, dalam banyak hal, tidak tersentuh oleh anugerah ilahi: meskipun taat dalam beberapa hal, masih ada sangat banyak pemberontakan. Jiwaku, aku tuntut engkau, lihat apakah [pemberontakan] ada pada engkau. Apakah engkau bersikap menyeluruh di dalam hal-hal mengenai Allah? Sudahkah karunia menjadi pusat kehidupanmu sehingga dapat merasakan pekerjaan ilahi di dalam segala kekuatanmu, tindakanmu, perkataanmu, dan pikiranmu? Untuk disucikan, roh, jiwa dan tubuh, harus menjadi tujuan dan doamu; dan meskipun pengudusan tidak sempurna pada dirimu, tetapi [pengudusan] memiliki tindakan yang universal; tidak boleh terlihat adanya kekudusan dalam satu tempat dan dosa yang berkuasa di tempat lain, karena kalau begitu, engkau juga akan seperti roti yang tidak dibalik.

Roti yang tidak dibalik akan segera gosong di sisi yang paling dekat api, dan meskipun tidak ada orang yang bisa memiliki banyak kepercayaan, ada beberapa orang yang terlihat terbakar dengan semangat fanatik oleh sebagian kebenaran yang mereka terima, atau terbakar hangus seperti abu oleh kemunafikan angkuh orang Farisi dengan pertunjukan-pertunjukan agama yang sesuai dengan selera humor mereka. Tidak adanya kesalehan sering kali ditandai dengan penampilan yang terlihat seakan-akan lebih kudus. Orang yang kudus di depan umum adalah setan dalam kehidupan pribadi. Dia menggunakan bedak pada siang hari dan menggunakan abu asap pada malam hari. Roti yang dibakar hanya pada sebelah sisi, sebelahnya lagi masih adonan.

Jika aku seperti itu, O Tuhan, ubahkan aku! Arahkan sifat kemunafikanku kepada api kasih-Mu dan biarkan kemunafikan itu merasakan cahaya kudus, dan biarkan sisi gosongku menjadi dingin sedikit sementara aku belajar akan kelemahan dan butuhnya kehangatan ketika aku dijauhkan dari api surgawi. Jangan biarkan aku ditemukan mendua hati, tetapi seorang yang sepenuhnya dibawah pengaruh kuat kuasa anugerah; karena aku tahu jika aku dibiarkan seperti roti yang tidak dibalik, dan kedua sisiku tidak menerima anugerah, aku akan selamanya berada di dalam api pembakaran kekal.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.