Rabu, 23 Mei 2018

TUHAN akan menyelesaikannya bagiku! [Mazmur 138:8]


Teramat jelaslah bahwa keyakinan yang diungkapkan sang pemazmur adalah keyakinan ilahi. Dia tidak berkata, "Aku punya cukup anugerah untuk menyelesaikannya bagiku—imanku begitu kokoh sehingga tak mungkin goyah—kasihku begitu hangat tidak mungkin menjadi dingin—tekadku sangat teguh tidak ada yang dapat mengubahnya"; tidak, dia bergantung hanya kepada TUHAN. Jika kita berpuas diri dengan keyakinan yang tidak berdasar pada Batu Zaman, keyakinan kita lebih buruk daripada mimpi, ia akan jatuh menimpa kita, dan puing-puingnya menimbun kita, sehingga kita penuh ratap dan galau. Semua rajutan alam akan diurai oleh waktu, sehingga mereka yang mengenakannya akan selamanya galau. Sang pemazmur berhikmat, dia bersandar hanya kepada pekerjaan TUHAN. Tuhanlah yang telah memulai pekerjaan baik dalam kita [Filipi 1:6]; Dialah yang telah melanjutkannya; dan jika bukan Dia yang menyelesaikannya, pekerjaan itu tidak akan pernah selesai. Jika ada satu saja rajutan di jubah kebenaran surgawi yang harus kita jahit sendiri, maka binasalah kita; tetapi inilah keyakinan kita, bahwa Allah yang memulai akan menyelesaikan. Dia telah mengerjakan segalanya, harus mengerjakan segalanya, dan akan mengerjakan segalanya. Keyakinan kita bukanlah dalam apa yang telah kita lakukan, bukan pula dalam apa yang kita tekadkan, tetapi sepenuhnya dalam apa yang akan Tuhan lakukan. Ketidakpercayaan berkata—"Engkau tidak akan pernah bisa bertahan. Lihatlah kejahatan hatimu, engkau tidak akan pernah menaklukkan dosa; ingatlah kenikmatan berdosa dan pencobaan dunia yang menyerangmu, engkau pastilah akan terpikat dan disesatkan olehnya." Ah! ya, kita memang akan binasa jika kita hanya berbekal kekuatan kita sendiri. Jika kita harus mengemudikan kapal kita yang rapuh melewati laut yang begitu ganas itu sendirian, sekalian saja kita putus asa dan menyerah; tetapi syukur kepada Allah, Dia akan menyelesaikannya bagi kita, dan membawa kita ke dalam pelabuhan kesukaan kita. [Mazmur 107:30] Kita tidak mungkin bersalah saat kita percaya Dia sepenuhnya, dan tidak akan pernah kita harus khawatir saat kita sedemikian mempercayai-Nya.

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.