Rabu, 30 Januari 2019

Dan bila engkau mendengar bunyi derap langkah di puncak pohon-pohon kertau itu, maka haruslah engkau bertindak cepat. [2 Samuel 5:24]


Anggota-anggota dari Gereja Kristus harus selalu berdoa, selalu mencari pengurapan dari yang Mahakudus untuk hadir di dalam hati mereka, supaya kerjaan Kristus datang, dan supaya “jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga;” [Matius 6:10] tetapi ada kalanya ketika Allah seakan-akan sangat berpihak pada Sion, masa-masa seperti itu bagi mereka bagaikan “bunyi derap langkah di puncak pohon-pohon kertau itu.” Maka kita harus dua kali lipat lebih sering berdoa, dua kali lipat lebih tulus, berjuang lebih keras lagi di takhta dibanding biasanya. Perbuatan kita harus tepat waktu dan penuh semangat. Gelombang sedang mengalir—sekarang marilah kita mendayung sekuatnya menuju pantai. Oh untuk pencurahan Pentakosta dan pekerja-pekerja Pentakosta. Orang Kristen, di dalam dirimu terkadang ada masa “bila engkau mendengar bunyi derap langkah di puncak pohon-pohon kertau itu.” Engkau memiliki kekuatan istimewa di dalam doa; Roh Allah memberikanmu sukacita dan kepuasan; Firman terbuka bagimu; janji-janji masih berlaku; engkau berjalan di dalam ketenangan dari Allah; engkau memiliki keleluasaan dan kebebasan istimewa di dalam berbakti, dan persekutuan dengan Kristus yang lebih dekat dibanding biasanya. Sekarang, di masa-masa bahagia itu ketika engkau mendengar “bunyi derap langkah di puncak pohon-pohon kertau itu,” adalah waktu untuk menyemangati dirimu; sekaranglah saatnya untuk membuang setiap kebiasaan jahat, dengan Roh Allah membantu kelemahanmu. Kembangkanlah layarmu; tetapi ingatlah yang terkadang engkau nyanyikan—

    “Aku hanya bisa mengembangkan layarnya;
    Engkau! Engkau! harus menghembuskan angin pengharapannya.” [1]

Pastikan engkau sudah mengembangkan layarnya. Jangan lewatkan angin ketika engkau malah terlambat menaikkan layarnya. Mintalah bantuan dari Allah, supaya engkau bisa lebih tulus dalam hal pekerjaanmu saat imanmu lebih dikuatkan; supaya engkau lebih teratur dalam doa ketika engkau punya lebih banyak kebebasan di takhta; supaya engkau menjadi lebih kudus di dalam perkataan ketika engkau hidup lebih dekat dengan Kristus.

____________________
[1] Dari himne “A Propitious Gale Longed for” (1776), Augustus Montague Toplady

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.