Rabu, 16 Januari 2019

Akulah yang menolong engkau, demikianlah firman TUHAN. [Yesaya 41:14]


Pagi ini mari kita dengar Tuhan Yesus berbicara kepada setiap kita: ”Akulah yang menolong engkau.” “Bagi-Ku, Allahmu, menolong engkau merupakan hal kecil. Pikir kembali apa yang sudah Kulakukan. Apa! tidak menolong engkau? Bagaimana mungkin, bukankah Aku sudah membeli engkau dengan darah-Ku. Apa! tidak menolong engkau? Aku telah mati bagimu; dan jika Aku telah mengerjakan hal yang lebih besar, bukankah sudah pasti Aku akan mengerjakan hal yang lebih kecil? Menolong engkau! Itu urusan paling kecil yang akan Aku lakukan bagimu; Aku sudah mengerjakan lebih banyak, dan akan melakukan lebih banyak lagi. Sebelum dunia dijadikan Aku telah memilih engkau [Efesus 1:4]. Aku telah membuat perjanjian dengan engkau. Aku meninggalkan kemuliaan-Ku dan menjadi manusia demi engkau; Aku menyerahkan nyawa-Ku bagimu; dan jika Aku sudah mengerjakan semua ini, Aku pasti akan menolong engkau sekarang. Untuk menolong engkau, Aku memberikanmu apa yang telah Kubeli untukmu. Jika saja engkau butuh pertolongan seribu kali lipat, Aku akan memberikannya kepadamu; apa yang kauminta itu sedikit dibanding apa yang siap Kuberikan. Sebegitu banyak kebutuhanmu, tetapi memberikannya kepadamu itu tidak ada apa-apanya bagi-Ku. ‘Menolong engkau?’ Jangan takut! Andaikata di depan pintu lumbung padimu ada seekor semut yang meminta tolong, memberikan segenggam gandum kepadanya tentunya tidak membuatmu kebobolan; padahal engkau hanya seekor serangga mungil di depan pintu segala kelimpahan-Ku. ‘Akulah yang menolong engkau.’”

O jiwaku, tidakkah ini cukup? Engkau membutuhkan kekuatan lebih banyak daripada maha kuasanya Trinitas Yang Esa? Engkau ingin lebih banyak hikmat daripada yang berada di dalam Bapa, lebih banyak kasih daripada yang ditunjukkan Putera, atau lebih banyak kuasa daripada yang terwujud dalam karya Roh Kudus? Bawa kemari tempayanmu yang kosong! Sumur ini pasti akan mengisi penuh tempayan itu. Bergegas, kumpulkanlah kebutuhanmu, dan bawa semuanya kemari—kehampaanmu, kesengsaramu, keperluanmu. Lihat, sungai Allah ini penuh untuk mengisi persediaanmu; apa lagi yang dapat kau ingini? Pergilah, hai jiwaku, dalam kekuatanmu ini. [Hakim-hakim 6:14] Allah Kekal itulah penolongmu!

    “Janganlah takut, Aku menyertai engkau, oh, janganlah bimbang!
    Aku, Aku adalah Allahmu, dan akan tetap menolongmu.” [1]
____________________
[1] Himne berjudul How Firm A Foundation, Rippon Keen, 1787, teks dari Yesaya 41:10

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.