Rabu, 9 Januari 2019

Aku akan menjadi Allah mereka. [Yeremia 31:33]


Hai orang Kristen! hanya inilah yang kaubutuhkan. Untuk membuat dirimu bahagia, engkau ingin sesuatu yang memuaskanmu; apakah ini tidak cukup? Jika engkau dapat menuangkan janji ini ke dalam pialamu, tidakkah engkau berkata seperti Daud, “Pialaku penuh melimpah [Mazmur 23:5], aku memiliki lebih dari yang diinginkan oleh hatiku”? Ketika ini tergenapi: “Aku ini Allahmu,” bukankah engkau adalah pemilik segala sesuatu? Hasrat, seperti halnya kematian, tidak dapat dipuaskan, tetapi Dia yang adalah semua di dalam semua [1 Korintus 15:28] dapat memuaskannya. Siapa yang dapat mengukur besarnya keinginan kita? Tetapi kekayaan Allah yang tidak terukur dapat memuaskannya bahkan sampai tumpah dan lebih lagi. Aku bertanya kepadamu, tidakkah engkau menjadi utuh bila Allah adalah milikmu? Apakah engkau menginginkan sesuatu selain Allah? Bukankah Dia yang serba cukup itu, cukup untuk memuaskanmu saat segala yang lain gagal? Tetapi engkau menginginkan sesuatu yang lebih daripada rasa puas yang tenang; engkau mempunyai hasrat akan sukacita yang meriah. Mari, hai jiwa, ada musik yang pantas bagi surga di dalam bagianmu ini, karena Allah adalah Pencipta Surga. Tidak semua musik yang ditiupkan dari alat-alat yang merdu, atau ditarik dari senar-senar yang hidup, dapat menghasilkan melodi semerdu janji yang manis ini, “Aku akan menjadi Allah mereka.” Di sini terdapat lautan sukacita yang dalam, samudera kenikmatan yang tidak memiliki batas; mari, mandikan jiwamu di dalamnya; cobalah berenang melintas zaman, engkau takkan tiba di pantai, cobalah menyelam sepanjang kekekalan, engkau takkan menemukan dasarnya. “Aku akan menjadi Allah mereka.” Kalau hal ini tidak membuat matamu berbinar-binar dan jantungmu berderap bahagia, sudah pasti kondisi jiwamu sedang tidak sehat. Tetapi engkau menginginkan lebih dari sukacita pada saat ini—engkau mendambakan sesuatu yang terhadapnya engkau dapat mengerjakan pengharapan; maka apa lagi yang dapat engkau harapkan selain dari genapnya janji yang agung ini, “Aku akan menjadi Allah mereka”? Janji ini adalah karya teragung dari semua janji; menikmati janji ini berarti mewujudkan surga di bumi, dan akan mewujudkan surga di atas sana. Tinggallah di dalam terang Tuhanmu, dan biarkan jiwamu selalu penuh dengan cinta-Nya. Keluarkan lemak dan sumsum [Mazmur 63:5] yang dihasilkan bagian milikmu ini. Hiduplah sesuai hak istimewa kepunyaanmu ini, dan bergembiralah karena sukacita yang tak terkatakan. [1 Petrus 1:8]

____________________

RENUNGAN PAGI (diterjemahkan dari Morning and Evening: Daily Readings, Charles H. Spurgeon).
Isi renungan ini bebas untuk disalin dan disebarluaskan.

BAGIKAN MELALUI

Unfortunately, we currently do not have English devotions available.